Di pelataran rumahmu yang agung
Aku mengalirkan diri dan ratapku
Hingga terantuk pada dinding mustajabmu
Menumpahkan luap pinta di dadaku
Ku baca segala yang bisa ku baca
Dalam berbagai bahasa runduk hamba
Dari tahlil ke tasbih
Dari tasbih ke tahmid
Dari tahmid ke takbir
Dari takbir ke
istighfar
Dari istighfar ke
syukur
Dari syukur ke khauf
Dari khauf ke rhoja
Dari rhoja ke khauf
Rhoja khauf
Khauf rhoja
Rhoja khauf
Khauf rhoja
Sampai tawakkal
Tiba-tiba sebelum
benar-benar fana
Melaila dari arah
multazam
Seorang wanita cantik
sekali
MasyaAllah,
tabarakallah
Allah apa amalku jika
kurnia
Apa dosaku jika coba
Allah, putih kulitnya
dalam putih kerudungnya
Indah sekali alisnya
Indah sekali matanya
Indah sekali hidungnya
Indah sekali bibirnya
dalam indah wajahmu
Allahku, ku nikmati
keindahan dalam keindahan
Di atas keindahan, di
bawah keindahan
Di kanan kiri
keindahan
Di tengah-tengah
keindahan yang indah sekali
Allahku, inilah
kerapuhanku
Tak kutanyakan kenapa
engkau bertanya
Bukan di Tanya kenapa
Tapi apa jawabku,
ampunilah aku
Tanyalah jua yang ku
punya kini
Allah, mukallafkah aku
dalam keindahanmu
No comments:
Post a Comment